FAQ (Frequently Asked Question)
FAQ Seputar Pesantren Ummu Habibah
Pendaftaran Gelombang 2 kami sudah buka dari tgl 1 Mei – 05 Juni yaa
Bisa menghubungi admin PSB kami melalui WhatsApp 0821-3016-7861
Ya, santriwati tetap mengikuti pendidikan formal (SD) sesuai kurikulum yang berlaku , serta mendapatkan tambahan pembelajaran Diniyah dan Tahfizh Al-Qur’an
Santriwati bisa mulai mendaftar dari usia 6-7 tahun (usia SD)
Tidak. Pesantren ini diperuntukkan khusus bagi santriwati (perempuan) saja.
Fasilitas asrama dirancang untuk kenyamanan dan keamanan santriwati, meliputi:
– Kamar tidur bersama yang bersih, nyaman, dan ber-AC
– Kamar mandi yang terjaga kebersihannya
– Majelis (ruang shalat)
– Ruang belajar
– Ruang laundry
– Ruang makan
– Koperasi
– Klinik kesehatan
– Pendampingan musyrifah selama 24 jam
Selama di Pesantren, santriwati akan mempelajari:
1. Tahsin Al-Qur’an (perbaikan bacaan Al-Qur’an menggunakan Metode Baligho)
2. Tahfizh Al-Qur’an (ziyadah hafalan dan muroja’ah)
3. Pelajaran Diniyah (Fiqh, Aqidah, Akhlaq, Bahasa Arab, Praktek Ibadah, dll)
4. Pelajaran Umum (Matematika, IPAS, Bahasa Inggris, dll)
5. Adab serta pembiasaan ibadah sehari-hari
6. Keterampilan hidup (life skills) seperti menjaga kebersihan; menyapu, mengepel, merapikan tempat tidur, dan memasang sprei.
7. Pembiasaan disiplin serta tanggung jawab
8. Mentoring dan kegiatan ekstrakurikuler
Ya. tersedia berbagai kegiatan olahraga dan ekskul, seperti:
1. Memanah
2. Berenang
3. Pencak Silat
4. Pramuka
5. Kegiatan kreatif (seni dan keterampilan)
Waktu penjengukan telah dijadwalkan secara berkala, yaitu satu bulan sekali di awal bulan atau sesuai dengan ketentuan pondok, agar kegiatan dan kedisiplinan santriwati tetap terjaga.
Komunikasi antara santriwati dan orang tua difasilitasi melalui:
– Jadwal telepon atau video call yang telah ditentukan
– Melalui musyrifah (pendamping) untuk keperluan penting
Pesantren ini menjadi pilihan tepat karena:
1. Berfokus pada pembinaan hafalan dan tahsin Al-Qur’an sejak dini
2. Lingkungan khusus perempuan yang aman dan nyaman
3. Mengintegrasikan pendidikan agama dan pendidikan formal
4. Membentuk akhlak mulia, kemandirian, serta kedisiplinan anak