10 HIDANGAN RAMADHAN DARI ALLAH

10 HIDANGAN RAMADHAN DARI ALLAH

10 HIDANGAN RAMADHAN DARI ALLAH

Hidangan Ramadhan….??? Eemmmm…. pasti lezat. Kolak, es buah, es pisang ijo, kurma, putu mayang eemmm…. pokoknya hidangan yang menggugah selera, hidangan yang membangkitkan nafsu makan.

Eit… tunggu dulu… jangan berpikir hidangan Ramadhan berupa macm-macam menu khas yang biasa tersaji di bulan Ramadhan. Yang ini beda… Hidangan Allah khusus bagi hambanya yang menyambut kedatangan Ramadhan dengan suka cita dan penuh persiapan dan perhitungan.

Allah yang maha pengasih sangat menginginkan kebaikan bagi hambanya, karena itu Allah jadikan bulan Ramadhan sebagai bulan yang paling istimewa. Karena istimewanya itulah seolah-olah Ramadhan adalah hidangan Allah khusus kepada hambanya yang beriman. Ayo.. bersiap ambil semua hidangan itu, agar Ramadhan kita tahun ini lebih bermakna, lebih baik dari Ramadhan tahun sebelumnya, Ramadahan kita tahun ini…. bisa jadi Ramadhan terakhir… karena kita tidak tahu kapan ajal menjemput kita, maka jadikan ibadah kita pada Ramadhan tahun ini lebih maksimal.

Mari kita telusuri apa saja hidangan 10 Allah itu? Penasaran khaaaan…..???!!”

  1. Ramadhan bulan Rahmah

Rahmat dan kasih sayang Allah begitu besar, Allah mengiginkan hambanya memiliki kemuliaan dan ketakwaan. Untuk tujuan itu Allah sediakan sarananya, yaitu bulan Ramadhan. Bulan yang paling utama. Karena tiap-tiap sesuatu ada yang paling utama. Hari yang paling utama adalah Jum’at. Manusia yang paling utama adalah Rasulullah Muhammad SAW. Air yang paling utama adalah Zam-zam. Bulan yang paling utama diantara 12 bulan adalah Ramahan.

Allah ciptakan Ramadhan agar manusia membersihkan diri.  Karena puasa hakekatnya memberi kesempatan kepada jiwa dan raga untuk istirahat dari hiruk pikuk dunia,  fokus kepada Allah, memperbaiki hubungan dengan Allah. Tujuannya untuk kebaikan manusia agar tidak terkotori sifat-sifat kebinatangan seperti egois, rakus, memperturutkan hawa nafsu, dll. Kalau dibiarkan sifat-sifat kebinatangan akan merugikan habkan menghancurkan manusia.

Manusia memiliki dua unsur, unsur bumi yang cenderung ingin terus dipenuhi tampa ada rasa puas. Seperti makan, minum dan kebutuhan sexual. Jika ini diperturutkan akan membuat manusia rugi dan rendah, bahkan lebih rendah dari binatang ternak.

ô‰s)s9ur $tRù&u‘sŒ zO¨YygyfÏ9 #ZŽÏWŸ2 šÆÏiB Çd`Ågø:$# ħRM}$#ur ( öNçlm; Ò>qè=è% žw šcqßgs)øÿtƒ $pkÍ5 öNçlm;ur ×ûãüôãr& žw tbrçŽÅÇö7ム$pkÍ5 öNçlm;ur ×b#sŒ#uä žw tbqãèuKó¡o„ !$pkÍ5 4 y7Í´¯»s9’ré& ÉO»yè÷RF{$%x. ö@t/ öNèd ‘@|Êr& 4 y7Í´¯»s9’ré& ãNèd šcqè=Ïÿ»tóø9$# ÇÊÐÒÈ

  1. Dan Sesungguhnya kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. mereka itulah orang-orang yang lalai.

Unsur kedua adalah unsur langit, yaitu kecenderungan untuk beribadah dan pemenuhan ruhani yang akan memberi ketenangan jiwa. Jalan pemenuhan kebutuhan jiwa mendaki lagi sukar. Sebagaimana dalam surat Asy-Syams ayat 8-9

$ygyJolù;rsù $ydu‘qègéú $yg1uqø)s?ur ÇÑÈ ô‰s% yxn=øùr& `tB $yg8©.y—

  1. Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.
  2. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu,

Ramadhan adalah sarana yang Allah sediakan untuk menaikkan ruh, memudahkan jiwa berlabuh kepada Allah dari segala kepenatan dan keringkihan akibat terlalu memperturutkan hawa nafsu selama sebelas bulan. Allah memberi hadiah berupa 1 bulan penuh dengan segala bonus dan kebaikannya. Suasana Ramadhan memudahkan orang untuk berbuat kebaikan,  mari kita berlomba dalam kebaikan. Fastabiqul khoiroot.

 2.Ramadhan bulan Ampunan

Apa lagi yang lebih membahagiakan selain mendapat ampunan? Orang yang diliputi perasaan bersalah dadanya sesak. Hatinya terhimpit, pikiran terbelenggu, dunia terasa sempit. Kalau seorang hamba sudah mendapat ampunan sungguh kelegaan hatinya akan serasa luas,  maka pikirannya jadi terang, hatinya jadi lapang, hidupnya jadi tenang dan  bergairah.

Para narapidana (tahanan) biasanya mendapat remisi pengurangan masa tahanan setiap bulan Agustus. Nah… tentu mereka sangat berharap semua bulan dalam setahun adalah  Agustus. Begitulah harusnya kita merindu bulan Ramadhan seperti para tahanan merindu bulan Agustus.

Rasulullah bersabda:” Siapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan penuh harap pahala dari Allah, maka  Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu. ( H.R. Bukhory dan Muslim)

3. Ramadhan bulan pembebasan dari Api Neraka

Rasulullah bersabda:” Bila bulan Ramadhan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup dan setan dibelenggu.” (H.R. Bukhory dan Muslim)

Dalam hadist lain Rasulullah bersabda:” Siapa yang berpuasa 1 hari karena Allah dan berada di jalan Allah SWT, maka Allah akan menjauhkannya dari api neraka (sejauh perjalanan) 70 tahun. (H.R Bukhory dan Muslim)

Mari sempurnakan puasa kita, jaga lisan , mata, kemaluan, hati, agar tidak merusak pahala puasa kita.

4. Ramadhan bulan diturunknnya Al-Qur’an

ãöky­ tb$ŸÒtBu‘ ü“Ï%©!$# tA̓Ré& ÏmŠÏù ãb#uäöà)ø9$# ”W‰èd Ĩ$¨Y=Ïj9 ;M»oYÉit/ur z`ÏiB 3“y‰ßgø9$# Èb$s%öàÿø9$#ur

  1. (beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).

Allah memilih menurunkan Al-Qur’an pada bulan ini, tentu saja karena Kemuliaan bulan Ramadhan. Al-Qur’an menjadi cahaya yang memberi petunjuk kepada manusia jalan kebaikan. Al-Qur’an bukan hanya kitab yang mengatur urusan hamba dengan Tuhannya, tetapi juga mengatur segala aspek kehidupan. Manusia yang dilahirkan tanpa ilmu dan tidak tahu apa-apa, maka dia membutuhkan petunjuk Al-Qur’an agar hidupnya tentram dan bahagia.

Dengan Al-Qur’an dia mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk, timbangannya bukan akal manusia, karena akal manusia terbatas, manusia memiliki nafsu dan kepentingan yang sering menjerumuskan dan menimbulkan kerusakan baik pada dirinya sendiri, orang lain, juga alam. Dengan mengikuti petunjuk dalam Al-Qur’an manusia akan beruntung. Allah yang paling tahu kebutuhan manusia,maka Allah turunkan kitab Al-Qur’an yang paling sesuai dengan kondisi manusia.

5. Ramadhan bulan Tarbiyah/Pendidikan

Bulan Ramadhan orang yang susah bangun malam, dilatih untuk bangun malam melaksanakan ibadah. Para ibu yang susah bangun malam, jadi bisa bangun malam, untuk mempersiapkan makan sahur.

Rasa lapar dan haus tidak membuat seseorang berlaku culas, misalnya makan secara sembunyi-sembunyi, meskipun ada hidangan lezat dihadapannya, meskipun tidak ada seorang manusiapun yang melihatnya, tetap dia tidak akan membatalkan puasanya.

Karena niat puasa yang dicanangkan sejak malam, menyebabkan tubuhnya tahan dan kuat tidak makan dan minum lebih kurang 14 jam. Bahkan untuk negara-negara tertentu lebih dari 14 jam, In sya Allah niat puasa itu membuat tubuhnya sanggup menahan lapar.

6. Ramadhan bulan dilipat gandakannya pahala amal

Kalau ada supermarket yang kasih bonus beli 1 dapat 70, aaauu…pasti jumlah antrian yang belanja di supermarket itu akan puaaanjaaaang… seperti ular melingkar -lingkar.  Nah… bagaimana dengan bonus Allah di bulan Ramadhan, adakah orang yang menyambutnya seperti seantusias menyambut bonus dari supermarket?

Rasulullah bersabda:” Wahai manusia, telah datang kepada kalian bulan yang agung, bulan penuh berkah, di dalamnya ada malam yang lebih baik dari seribu bulan. Allah menjadikan puasa Ramadhan adalah wajib, dan Qiyamul Lailnya adalah sunnah. Siapa yang mendekatkandiri dengan ibadah sunnah, seperti mendekatkan diri dengan ibadah wajib. Siapa yang melaksanakan ibadah wajib, pahalanya seperti melaksanakan 70 ibadah wajib di bulan lain. (H.R. Ibnu Huzaimah, Al-Baihaqy, Al-Khatib, Al-Asbahany)

Masya Allah… sungguh kebaikan Allah dibulan Ramadhan berlimpah ruah, tak ada kebaikan yang menandingi pahala di bulan lain. Bulan bonus… bahkan bonusnya 70 kali.

7. Ramadhan bulan Kesabaran

Puasa mengajarkan kita sabar, jauhi maksiat dan munkar, agar terbebas dari api neraka yang membakar. Bersabar menahan lapar dan haus. Bersabar tidur hanya sedikit, karena bangun lebih awal. Bersabar berdiri sholat lebih lama dalam sholat tarawih. Semua itu adalah latihan yang Allah berikan. Latihan itu tentu selain mendapat pahala, juga berdampak baik bagi kesehatan jiwa dan raga. Kesabaran melatih kedewasaan. Kesabatan memberi kelapangan hati menerima kesulitan hidup, ujian dan cobaan. Karena  itu Allah mengganjarnya dengan surga.

Jangan kotori dan jangan rusak ibadah kita. Tahan lidah mu. Jaga lisanmu!!!

$¨B àáÏÿù=tƒ `ÏB @Aöqs% žwÎ) Ïm÷ƒy‰s9 ë=‹Ï%u‘ ӉŠÏGtã ÇÊÑÈ

  1. Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat Pengawas yang selalu hadir.

Tentu kita tak ingin kesalahan lidah kita yang dirasa suatu hal yang remeh, akhirnya menyebabkan kerugian.

Ingat kasus Ahok, kesalahan lidahnya yang menistakan al-Qur’an telah mengguncang manusia di seluruh dunia. Jadi bukan hanya pertanggung jawaban di akhirat, di duniapun sudah mendapat balasan atas lisannya yang tidak dijaga.

8. Ramadhan bulan Kedisiplinan

Bulan Ramadhan adalah bulan kedisiplinan. Kita diajarkan menghargai waktu. Minimal selama Ramadhan orang akan disiplin menunggu azan maghrib. Disiplin untuk tidak makan dan minum pada siang hari. Disiplin untuk tidak merusak pahala puasa kita dengan perbuatan yang tercela. Disiplin menjaga hati agar tidak terprofokasi dengan orang lain yang mencoba mengajak berbuat terlarang. Kita berusaha menjaga lidah agar tidak berbicara yang tidak bermanfaat, apalagi bicara yang menyakiti hati orang.

Bagi para perokok, kesempatan untuk meninggalkan rokok seterusnya bisa dilakukan di bulan Ramadhan. Karena kalau bisa meninggalkan rokok disiang hari, seharusnya juga bisa meninggalkannya di malam hari. Katakan putus pada rokok. Bay…bay… rokok, sumpah ga mau lagi berteman dengan mu. Kau telah merusak paru-paruku, telah menguras dompetku, telah mengotori udara di sekitarku. Sejak Ramadhan ini, aku putus…tus…tus…tus.

9. Ramadhan bulan perjuangan dan Kemenangan

Telah banyak peristiwa penting dan bersejarah terjadi di bulan Ramadhan. Seperti kemenangan di Bada, fathu makkah, dll.  Semangat berjuang untuk kejayaan Islam harus tetap menggelora di bulan Ramadhan. Jangan karena lapar, haus, lemah, menyebabkan kita menjadi malas, tidak bergairah. Justru kita jadikan bulan Ramadhan sebagai momuntum perbaikan. Karena kemuliaan Ramadhan itu menjadi kesempatan kita berjuang, dan berharap menadapat pertolongan dan kemenangan dari Allah.

10. Laylatul Qodr

!$¯RÎ) çm»oYø9t“Rr& ’Îû Ï’s#ø‹s9 ͑ô‰s)ø9$# ÇÊÈ !$tBur y71u‘÷Šr& $tB ä’s#ø‹s9 ͑ô‰s)ø9$# ÇËÈ ä’s#ø‹s9 ͑ô‰s)ø9$# ׎öy{ ô`ÏiB É#ø9r& 9öky­ ÇÌÈ ãA¨”t\s? èps3Í´¯»n=yJø9$# ßyr”9$#ur $pkŽÏù ÈbøŒÎ*Î/ NÍkÍh5u‘ `ÏiB È[email protected]ä. 9öDr& ÇÍÈ íO»n=y™ }‘Ïd 4Ó®Lym Æìn=ôÜtB ̍ôfxÿø9$# ÇÎÈ

  1. Sesungguhnya kami Telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan.
  2. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?
  3. Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.
  4. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.
  5. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.

Pada awalnya para sahabat Rasulullah iri dengan umat-umat terdahulu yang berusia panjang seperti nabi Nuh yang berusia 1000 tahun. Karena tentu mereka mendapat kesempatan beribadah lebih banyak. Lalu Allah menurunkan ayat ini. Umat Muhammad bisa memperoleh kualitas ibadah seperti umat terdahulu meskipun mereka hanya berumur lebih pendek dari umat terdahulu.

Laylatul Qodr bukan hanya kesempatan melipat gandakan pahala amal, tetapi juga kesempatan untuk berdoa. Karena pada saat itu malaikat Jibril turun untuk menyelesaikan segala urusan. Menurut Mujahid dalam tafsir Qurthubi, malam Laylatul Qodr adalah malam keputusan, malam ditetapkannya takdir tahunan.

Maka berdolah sebanyak-banyaknya. Mintalah segala hajat kita di malam itu. Baik hajat dengan dunia seperti urusan rizki, pekerjaan, jodoh, kepingin haji, kepingin punya rumah, kepingin terbebas dari hutang, dan segala persoalan hidup, mintalah kepada Allah selama bulan Ramadhan, Karena kita tidak tahu kapan jatuh datangnya malam Laylatul Qodar.Begitu pula dengan  hajat akhirat. Seperti mohon ampunan, mohon dapat surga, mohon di kumpulkan dengan orang sholeh, mohon anak keturunan dalam keimanan dan ketaatan. Dan sebagainya.

Jangan dilupakan juga doa untuk keselamatan negeri kita dari segala gangguan dan ancaman.

Demikianlah 10 hidangan Allah di bulan Ramadhan, ayoo kita bersiap menyongsongnya dan meraih semua kebaikannya.*** Ruqoyah Ridwan

Dari berbagai sumber.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *