Main Kembang Api!

Tanpa terasa, satu lagi tahun terlalui. 1434 Hijriah kini berada di belakang kita. Ada kenangan, prestasi, suka-duka di dalam 1434. Sekarang ada 1435 yang berdiri penuh teka-taki di hadapan kita: akankah 1435 mengantarkan kita menjadi pribadi yang beruntung? atau malah merugi dan celaka? Naudzubillah.. Semoga Allah melindungi diri kita dari kesia-siaan. Semoga Allah karuniakan waktu-waktu …

lanjutkan>>

Saatnya Hijrah: Renungan Tahun Baru Islam 1435 H

Oleh: Ghusni Darodjatun “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad dengan harta dan jiwanya pada jalan Allah dan orang-orang yang memberikan tempat kediaman dan pertolongan (kepada orang-orang Muhajirin), mereka itu satu sama lain lindung-melindungi. Dan (terhadap) orang-orang yang beriman, tetapi belum berhijrah, maka tidak ada kewajiban sedikitpun atasmu melindungi mereka, sebelum mereka berhijrah. (Akan …

lanjutkan>>

Tahun Baru Hijriah 1435 H

Dr HM Harry Mulya Zein Tidak terasa beberapa hari lagi kita umat islam akan memasuki tahun baru Hijriah  1435 H. Rasanya  peringatan tahun baru hijriah ini kurang diingat, khususnya bagi umat muslim. Sesungguhnya momentum pergantian tahun ini sudah sepantasnya memberikan makna semangat baru untuk berbuat amal kebajikan, untuk  bekal menghadap sang Ilahi. Selain itu peringatan tahun baru ini …

lanjutkan>>

Membaca Al-Qur’an dengan Bahasa Arab dan Qira’ah yang Tujuh

Masalah ke-1 Tidak boleh membaca Al Qur’an dengan selain bahasa Arab, sama saja dia bisa berbahasa Arab dengan baik atau tidak bisa, sama saja di dalam shalat ataupun di luar shalat. Jika dia membaca Al Qur’an dalam shalat dengan selain bahasa Arab, maka shalatnya tidak sah. Ini adalah madzhab kami dan madzhab Imam Malik, Ahmad, …

lanjutkan>>

Larangan di Dalam Majelis Al Qur’an

Hal yang perlu diperhatikan dan amat ditekankan adalah memuliakan Al Qur’an dari hal-hal yang kadang-kadang diabaikan oleh sebagian orang yang lalai ketika membaca bersama-sama. Diantaranya menghindari tertawa, berbuat bising dan bercakap-cakap di tengah pembacaan, kecuali perkataan yang perlu diucapkan. Hendaklah dia mematuhi firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:  “Dan apabila dibacakan Al Qur’an, maka dengarkanlah baik-baik …

lanjutkan>>

Idul Adha

INSYAALLAH Senin besok (14/10) para tamu Allah melaksanakan Wukuf Arafah, 9 Dzulhijjah, sehari sebelum Idul Adha. Sungguh disunnahkan bagi umat Rasulullah yang tidak berwukuf untuk Puasa Arafah. Inilah dalil dengan keutamaannya: Meraih syafaat Rasulullah karena Puasa Arafah adalah puasa kesukaan Rasulullah, “Tiada dari hari dalam setahun aku berpuasa lebih aku sukai daripada hari Arafah.” (HR …

lanjutkan>>

Ucapan Jika Membaca Ayat Rahmat dan Adzab

Diutamakan jika melalui ayat yang mengandung rahmat agar memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan apabila melalui yang mengandung siksaan agar memohon perlindungan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dari kejahatan dan siksaan. Atau berdoa: “Ya Allah, aku mohon kesehatan kepada-Mu atau keselamatan dari setiap bencana.” Jika melalui ayat yang mengandung tanzih (penyucian) Allah Subhanahu wa Ta’ala maka dia sucikan …

lanjutkan>>

Membaca Al-Qur’an dengan Tartil

Hendaklah membaca Al Qur’an dengan tartil. Para ulama telah sependapat atas anjuran melakukan tartil. Allah berfirman: “Dan bacalah Al Qur’an itu dengan tartil.” (QS Al Muzzammil 73:4) Diriwayatkan dari Ummi Salamah Radhiyallahu ‘Anh bahwa dia menggambarkan bacaan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sebagai “bacaan yang jelas huruf demi huruf.” (Riwayat Abu Dawud, Nasa’i dan Tirmidzi. Tirmidzi berkata: …

lanjutkan>>

Berusaha Menangis Saat Membaca Al-Qur’an

(Disunnahkan) menangis ketika membaca Al Qur’an. Telah diterangkan dalam dua fasal yang terdahulu [baca: Khusyu’ dan Mengulang-ulang Bacaan Al-Qur’an] berkaitan dengan hal-hal yang menimbulkan tangis ketika membaca Al Qur’an. Menangis ketika membaca Al Qur’an merupaan sifat orang-orang yang arif dan syiar hamba-hamba Allah Yang shaleh. Allah berfirman: “Dan mereka menyukur atas muka mereka sambil menangis dan mereka bertambah …

lanjutkan>>

Khusyu’ dan Mengulang-ulang Bacaan Al-Qur’an

Khusyu’ dan Merenungi Bacaan Jika mulai membaca, hendaklah bersikap khusyu’ dan merenungkan maknanya ketika membaca. Dalil-dalilnya terlalu banyak untuk dihitung dan sudah masyur serta terlalu jelas untuk disebut. Itulah maksud yang dikehendaki dan dengan demikian itu dada menjadi lapang serta hati menjadi tenang. Allah Azza wa jalla berfirman: “Apakah mereka tidak memperhatikan Al Qur’an?” (QS …

lanjutkan>>